1. Sakelar Batas Dua Kawat
Pengkabelan : Hanya dua kabel (Daya/Sinyal digabungkan, biasanya dalam seri).
Prinsip Kerja :
Sakelar kontak mekanis (NO/NC).
Secara fisik membuka/menutup sirkuit ketika piston memicu.
Fitur :
Sederhana & Pasif : Tidak ada daya eksternal yang diperlukan; beroperasi dengan arus sirkuit.
Tidak ada polaritas : dapat ditransfer ke segala arah.
Umur Terbatas : Kontak mekanis aus seiring waktu.
Fungsi Dasar : Hanya menyediakan sinyal on/off (hardwired as no atau nc).
Aplikasi :
Sistem berbiaya rendah, pembalikan motor sederhana, atau sirkuit berhenti darurat.

2. Sakelar batas tiga kawat
Pengkabelan : Tiga kabel (daya + ground + output sinyal).
Prinsip Kerja :
Non-kontak (misalnya, efek aula, induktif, atau sensor optik).
Membutuhkan daya eksternal (misalnya, DC 5–24V) dan mengeluarkan sinyal digital (misalnya, PNP/NPN).
Fitur :
Non-Contact : Tidak ada keausan fisik, umur yang lebih lama.
Operasi bertenaga : Membutuhkan suplai tegangan terpisah.
Output fleksibel : Logika yang dapat diprogram (NO/NC), kompatibel dengan PLC.
Presisi tinggi : Respons cepat, cocok untuk tugas berulang.
Imunitas kebisingan : kinerja yang lebih baik di lingkungan EMI-berat.
Aplikasi :
Sistem otomatis, posisi presisi, atau operasi frekuensi tinggi.

Ringkasan Perbandingan
| Fitur | Sakelar 2-kawat | Sakelar 3-kawat |
|---|---|---|
| Kabel | 2 kabel (seri) | 3 kabel (sinyal daya +) |
| Kebutuhan Kekuatan | Tidak ada (pasif) | Pasokan eksternal diperlukan |
| Jenis kontak | Mekanis | Elektronik (non-kontak) |
| Sinyal keluaran | Istirahat/Make Sirkuit Langsung | Digital (misalnya, PNP/NPN) |
| Jangka hidup | Lebih pendek (pakaian kontak) | Lebih lama (tidak ada bagian yang bergerak) |
| Biaya | Lebih rendah | Lebih tinggi |
| Gunakan kasing | Kontrol on/off sederhana | Otomatisasi, Sistem Presisi |

